drama hukum Miya Toket Montok Bokong Semok Binal ini dipuji karena argumen tajam, kasus aktual, dan tokoh utama menawan. Bokep Jepang Kekurangan: persidangan kadang teatrikal. Namun pacing rapi. Siap menilai sendiri?
Dan tidak sadar aku pukul kepalaku sendiri, “Heh jangan mikir macem-macet” batinku.“Kenapa om? Dari gerak tubuhnya yang semakin liar, aku tahu bahwa sedikit lagi Adel akan mencapai orgasmenya, aku makin semangat mengemut dan mengulum klitorisnya, kumasukkan lidahku ke dalam memeknya yang sudah basah bahkan sampai menetes. Seketika aku langsung menutup mataku kembali, aku bingung harus bagaimana, apalagi aku cuma memakai CD aja dan aku juga baru sadar kalau kepala kontolku agak tersembul (masih ngaceng rupanya). Aku berdiri dan duduk di samping sofa. Terus kujilati pahanya.“Ssstthhh…aahhh…enak banget om…” desahnya. Aku masih bingung bagaimana caranya aku bangun dan memulai percakapan mengingat aku hanya memakai CD dengan kondisi ngaceng pula.Akhirnya aku putuskan untuk bersandiwara seolah-olah baru bangun, dan tak mengetahui keberadaan Adel.“Waaaahhh…” aku menguap, aku berlagak merenggangkan badan seolah baru bangun tidur.“Lho Adel…kapan kamu masuk, maaf ya om ketiduran jadi gak tau,” kataku sambil berlagak mengucek mata.




















