Dan badan saya gerak sendiri, naik-turun sambil masih tersodok kontolnya.“Aah! Sudah nggak terhitung orang yang membuang benih di dalam rahim saya. Bokep China Kok begini jadinya? Sayang, kehidüpan kami yang damai di kampüng terhenti ketika süatü hari saya dan Simbok dapati Bapak gantüng diri.Ternyata Bapak pünya banyak ütang gara-gara gila jüdi, dan bapak tidak mampü bayar ütangnya itü. Sekali-sekali, kalau Juragan minta, saya akan kenakan lagi kemben merah dan batik, sanggul dan kembang, bedak tebal dan gincu merah, untuk kemudian melayani Juragan di ranjang. Kamar tidurnya. Tapi saya harus bilang. Kedua tangan saya tetap nutupi sepasang tetek saya. “Cukup kan buat bayar kontrakan kamu tiga bulan?”Saya berbaring agak lama sampai akhirnya kekuatan saya kembali. Duh, yang saya lakukan ini salah nggak ya? Atau kamu jualan aja.”“Saya sekarang juga lagi kerja, Juragan,” saya jengkel tapi tidak berani menunjukkan; sepertinya Juragan tidak mau meminjamkan uang.




















