Lalu “Mau pipis..” lanjutnya. Bokep STW saja yang terdengar di kamarku.“Oh Chachaku sayang.. “Chacha.. He he hee..Maksudku dia mengenakan blus merah yang tertutup dari lehernya dengan berkerah shang-hai dengan kancing-kancing warna emas yang manis dan tertib berbaris dari leher hingga bagian bawah pinggangnya.Memakai rok warna hitam yang 10cm dari lutut, bersepatu mirip pantovel dengan tali yang melintang di bawah pergelangan kakinya.. “Mmmpphh.. Lepasin dong..”
“Kamu bohong.. Langsung aku membopongnya dipundakku, membawanya ke toilet.. Oh.. Kamu khan baru mulai cuti 2 (dua) minggu..” sergahku. Tapi yang aku tahu pasti, aku senang melihatnya terikat karena gairahku akan bangkit dan pada akhirnya bisa membahagiakannya.Memasuki minggu kedua.. “Jangan Mas.. Kalau kamu tidak menolak cintaku, kejadiannya tidak akan seperti ini..”Wajahku menunjukkan penyesalan padanya lalu perlahan aku cabut lakban yang membungkamnya sambil mengancam.“Awas kalau kamu berteriak..”.




















