Ayu tubuhnya imut, sehingga kalo pake pakeanku pastinya lah kedodoran. undangan dibuat jam 8 malem. Bokep Family “Enak om”, katanya.“Memangnya om pernah jadi tukang pijit ya”, godanya.Aku diam saja, tapi tanganku meluncur ke toketnya. itulah G-Spot. Aku terus mengelus paha dan pantatnya mempercepat naiknya napsunya. “Dirumah gak ada siapa2 om, mending juga ma om ada yang nemenin Ayu ngobrol”. wah asik juga nih, banyk yg bisa dilihat,
“Tapi mreka datengnya bawa pasangan lo om”. Ayu kubopong ke kamar.Ayu kubaringkan diranjang. Musik berdentam keras, ditingkahi dengan celoteh DJ yang mengajak para tetamu untuk mulai goyang.“Om, ini Ayu, om temenin Ayu ya, dia gak punya pasangan”, Ana mengenalkan aku pada seorang abg, seumuranlah ma Ana.Cantik, wajahnya dihiasi dengan sepasang mata uang indah, bulu mata yang lentik, hidung mancung dan bibir mungil yang merekah.




















