Namun sekali lagi, perkiraan Cinta salah. Terdengar desah nafas panjang sebelum laki-laki itu melanjutkan kata-katanya. Bokep Barat “I-itu cuma dari saudara mama nanyain nomor telpon papa”. “Boleh aja, kalo kamu gak masalah aku turun ke bawah gak pake celana terus gak pake daleman”. “Oya, soal kejadian di hotel ***”. “Kalo gitu kita minum aja deh, kamu mau apa?”. Om Ridwan mengangguk. “Udah ditunggu?”. Om Rudi ini pastilah berdompet tebal sampai mampu mengajaknya ke hotel dengan tarif setinggi ini. Iya Om, Cinta lagi sibuk nyusun skripsi jadi gak sempet main kesana”. Direktur di sebuah perusahaan ekspor impor milik orang tuanya. Sebuah hal yang biasa bagi Cinta, sehingga ia terlihat tidak terlalu terganggu karenanya.Cinta mengalihkannya pandangan dari layar smart phone yang dipegangnya.




















