Kali ini, dua kancing tepat di depan dada besar itu aku buka. Bokep Tante Aku beringsut lagi mendekati tubuhnya. Hari itu hari terakhirku menjadi bujangan. Mengurangi kebisingan akibat lalu lalang orang mencari tempat duduk.“Mas, mas, maaf …,” ada suara merdu rupanya. Suara air hujan menderu keras sekali di atas atap. Aku duduk di sampingnya mas ini aja.”Whatever. Tangan itu mulai menyusuri bukit indah yang tertutup kain, mulai dari tepi. Tinggal jalan kaki ke Pondok Indah Mall. Orang-orang makan malam dan ke belakang. berdenyut-denyut ga karuan. Aku memandangnya.Matanya terpejam. Kemudian menekannya. Sangat pelan. Pelan sekali, sikuku bergerak. Dia menahan tanganku.“Jangan … ”Aku nekat.“Jangan …” Ok. Memilin putingnya. Mei, calon istriku, kemudian menyusul ke Jakarta dan bekerja di sebuah bank di Bintaro. Kepalaku berputar-putar karena aliran darah yang sangat cepat ke otakku. Tanganku berhenti di situ.




















