Akupun lupa dengan ajakan Tia untuk menikmati aroma terapi bersama. Bokep Ojol Aku tau pasti, Evi pasti marah dan cemburu melihat kedekatanku dengan Tia. Bumbu-bumbu cemburu pun mulai dikenalkan Tia pada ku.Setiap aku berhubungan dengan temanku yang lain, Tia pasti marah-marah tanpa alasan yang jelas. Kalaupun tidak bertemu, kami tetap berkominikasi lewat telepon. Tidak terasa sudah jam 7 malam saat Evi mengajakku untuk nonton The beach. Aku dan Tia berpasangan berdansa sambil mengikuti alunan lagu dari tape recorder. Kecuali…Evi. Di sana aku hidup sebagai anak kost. Wajah Evi langsung cemberut sambul melepaskan tangannya dari gandenganku. Kalaupun tidak bertemu, kami tetap berkominikasi lewat telepon. Tia memeluk erat tubuhku dari belakang, sambil bibirnya sesekali ditempelkan diarea sensitifku, di belakang telinga dan payudaranya yang kenyal menempel lembut dipunggungku, membuat darahku naik sampai di kepala.Terdengar bisikan suaranya yang manja “Terasa ngga ?”.




















