Jangan.. Dulu aku punya, namun putus dan kujual,” jawabnya.Akhirnya kami berjalan ke depan menunggu Metro Mini yang ke arah Pasar Minggu. Bokep HD Kupotong kata-katanya, “Anto,” sahutku. Isi dalam kamr tidak berbeda dengan kamar lainnya. Ketika aku mengeluarkan dompet, ia berkata.“Nanti aja, sekarang kita ke kontrakanku yuk!”Akupun menurut saja dan mengikutinya ke rumah. “Kebetulan ada kamu. Kamu saja mandi yang bersih!”Aku mandi dengan cepat dan yang penting kusabuni meriamku sampai bersih. Kulihat dari samping ternyata memang Santi.“San.. Baru aku ingat”, jawabnya, “Mau ke mana?” sambungnya. Aku duduk di depannya.“Baru pulang kerja, Mas?” tanyanya ramah. Jang.. Tak lama kemudian ia sudah menemuiku di ruang tamu. Dia menyatakan senang kalau ngobrol denganku.“Ada yang mau mendengarkan dan mengerti sisi hitam dari jalan hidupku,” katanya.Aku sendiri mengatakan, kalau ada kesempatan untuk berhenti, maka berhentilah dari pekerjaannya dan membuka usaha atau pekerjaan yang lain.Suatu ketika aku mencarinya di hotel.




















