Setelah itu dia berjalan ke belakang ke arah kamar mandi.“Mbak,” Mbak Viona berhenti dan menoleh mendengar panggilanku. Bokep Tante Kuperhatikan wajah Mbak Viona mirip ayahnya sedang Sarah mirip ibunya. Setelah itu, dilanjutkan ke bawah lagi, berhenti di dadaku. Aku lihat Mbak Viona tidak masuk kamar, tapi hanya membuka pintu dan memasukkan hand-bag-nya. Akhirnya aku mengerti, rupanya Mbak Viona tahu kalau aku diam-diam sering memperhatikan dia.“Yah .. Tapi aku mau lebih. Faviliun yang ditinggali Mbak Viona kecil tapi nampak lux, didukung lingkungannya yang juga perumahan mewah.“Kok bengong, ayo masuk,” Mbak Viona mencubit lenganku. Mbak Viona menjatuhkan diri padaku seperti menubruk, tangannya memeluk tubukku, sedang kepalanya bersandar di bahu kiriku. Aku baru mengerti, Sarah sengaja melama-lamakan membenahi catatan rapat supaya ada kesempatan ngomong berdua denganku.“Emangnya, ada apa sih?” aku balik bertanya.“Enggak ada apa-apa sih .. Belum sempat aku keluar dari pintu ruangan rapat, suara nyaring cewek memanggilku.“Didik ..




















