Mikha tak sadar, dia memejamkan mata, menikmati asap rokok yang mengepul dan keluar melalui jendela yang terbuka. Bokep Tante Jangan didiemin aja.”
“Gimana caranya?” Tanyanya polos. Rambutnya panjang. Kebanggaan? Tanpa sadar aku raih wajahnya, dengan sangat perlahan-lahan kudekatkan wajahku ke wajahnya, aku cium bibirnya, lalu aku tarik lagi wajahku agak menjauh. Waktu terus berlalu. Kunikmati kecantikan wajahnya. Kebanggaan? “Aahh Mas Joe…, agak cepet lagi sedikit goyangnya…, saya kayaknya udah mau keluar nih…”
Mikha mengangkat kakinya tinggi, melingkar di pinggangku, menekan pantatku dengan erat dan beberapa menit kemudian semakin erat…, semakin erat…, tangannya sebelah menjambak rambutku, sebelah lagi mencakar punggungku, mulutnya menggigit kecil telingaku sebelah kanan, lalu terdengar jeritan dan lenguhan panjang dari mulutnya memanggil namaku. Mikha tak sadar, dia memejamkan mata, menikmati asap rokok yang mengepul dan keluar melalui jendela yang terbuka. Bukan menghujat. “Sudah.” Nadanya jadi lain, agak-agak sendu. Berusaha mencari informasi dan momen-momen penting yang mungkin akan terjadi.




















