keluar masuk. “Dokter jaga baru dapet musibah mertuanya meninggal dunia, ayo Yah anterin aq sebentar!”
“Lha terus anak-anak gimana ini? Bokep Family Aq tak berani untuk menatap wajah mbak Isma yg cantik. Sampai saat ini pun istriku tak mengetahui hubungan kami, biar kisah ini kusimpan dalam-dalam. Kubantu menaikan kakiknya yg luka ke atas ranjang, lalu dia berbaring.“Jek, kamu disini dulu aja nemenin aq” rengek mbak Isma sambil menarik tanganku ketika aq hendak keluar kamarnya. Kali ini mbak Isma sudah berani mengelus pangkal pahaku. Mbak Isma melontarkan senyum. Namun mbak Isma makin membuatku terhenyak. “Udah gak usah, nanti kamu capek, mending kamu temenin anak-anak main gih”
“Gak kog mbak” lalu aq mengambil sebuah piring untuk kucuci.Tak banyak kata disaat aq mencuci piring, hanya obrolan kecil biasa saja.Dan tiba-tiba “Kompriiiaaaang” aq menjatuhkan sebuah piring besar.










