“Boleh, lagian besok libur kantor, nganggur,” kataku.Sambil makan aku memperhatikan Erika yang tak kalah cantik dibanding Nani, tingginya sekitar 160 cm, dadanya sekitar 34, kulitnya coklat, pinggulnya agak kecil (lumayan). Vidio Porno masukin.. Mas Choly ada acara nggak?” tanya Nani. “Gimana Nan enak?” tanya Erika. juga.. “Ada deh,” kata Nani. Tak berapa lama kemudian pintu kamar terbuka, ternyata Putri yang kupesan tadi. “Hi, Nan..” sapaku. “Kamu kan kapan-kapan bisa berduaan lagi, kalau aku kan mau menikah,” kata Erika. “Eh.. ah..” setelah berkata, dia langsung membalikkan badannya dan sekarang posisi kami saling berhadapan dengan dia di atas dan aku di bawah. “Kamu sih nggak ada apa-apanya sama dia?” kata Nani sambil menyandarkan kepalanya di dadaku. “Lagi nunggu,” sahutnya. “Ah.. “Iya, tahu dong kan yang masuk sini selalu saya perhatikan dan kebanyakan hanya om-om. “Budi,” kata Budi. “Gimana kalau nanti kita tukar, aku sama Choly dan kamu (Nani) sama Budi,” kata Erika.




















