Liat-liat aja dulu koleksi baju gw” kata Maya.Maya pun pergi ke ruangan belakang yang sepertinya ia jadikan gudang. Gw minta tolong Dennis dia ga bisa.” jawab maya yang masih menyisakan pertanyaan buat ku. Film Porno Dan aku pun kaget dengan cipratan dimuka ku, membuyarkan lamunanku yang sedari tadi menatap ke arah payudara Maya. Dalam hatiku ada apa Maya tiba-tiba telpon.Aku mengenal Maya dari rekan kerjaku di kantor, Dennis. Tapi masih bisa aku tahan karena memang sudah jadi kebiasaanku. Cukup lama aku melakukannya dan sepertinya Maya sangat menikmatinya. Hehehehe….” Tanya Maya dengan penasaran.“Itu tauu… Positif yah? Yang biasanya aku pergi dengan backpaker tapi kali ini aku ingin berbeda. Gw mau keluarin baju-baju lu. “Tanpa kusadari kata-kata itu meluncur begitu saja dari mulutku.“Yeeeee enak di lu ga enak di gw… Hahahaha…” Jawab Maya seraya pergi menuju ke dalam kamar.aaahhh… Sepertinya aku mulai menyukai Maya.










