Saat group-ku manggung, aku melihatnya duduk di depan bersama seseorang (mungkin suaminya).“Lagu ini kupersembahkan buat seorang wanita paling indah yang pernah mewarnai perjalanan hidupku”, aku pun segera menyanyikan tembang Mi Corazon dengan penghayatan yang dalam. Kami berpagutan sesaat. Video bokep terserah kamu ton..”“Nggak.. Dijilatinya kepala kemaluanku. aku kasih bonus.. “Ahhh… shhh… sekalian ajaa.. Kubalikkan tubuhnya. Benar, dari informasi yang kudapat dia memang sedang melangsungkan resepsi pernikahan di sebuah Resto mewah di pusat kota. Mungkin karena aku yang sudah terbiasa berteriak-teriak membuatnya ketakutan.“Sekarang giliranmu”, kukeluarkan batang kemaluanku yang sudah agak terkulai.“Kupikir aku nggak perlu menjelaskan lagi cara membangunkan preman yang satu ini…” kataku sambil mengarahkan kepalanya berhadapan dengan batang kemalauanku yang lumayan besar. Dia memandangku dengan gundah. Dalam hati aku tertawa, “Dasar wanita… munafik.”“Ayo… Nin… ayo…” kataku pelan mengharap cairan itu segera keluar membasahi kemaluan indahnya.




















