“Pa…ingat kan..ini Mira….” kata istriku
“Tentu saja aku ingat…apa kabar..? Bokep Tobrut masa anda yang buat ..?” tanyaku
“Kusuruh kepasar….Mira hendak masak bila boleh… tanya Anita deh…. ternyata istri liar ku mengelus dan memegangi bijiku ketika batang kemaluanku bergerak memompa naik turun di vagina Mira, bahkan sesat kemudia tidak lagi usapan yang kurasakan tetapi ….. “Bagaimana apa…”tanyaku
“Ah…mama kan menyaksikan papa menyimak Mira, waktu santap siang tadi, …minat….?” lanjut istriku“Mmmmm bukan gitu” kemudian kusampaikan isi pemikiranku siang tadi dan istriku mencubitku “buktikan inginkan ? cepet…. aku kemudian mengenakan celana pendek dan kaos oblong, masuk kamar mandi yang terdapat diadalam kamr, cuci muka…lalu terbit keruang makan…mencari kopi. “tanyaku menyalaminyaMira ialah sahabat istri liar ku ketika masih kuliah…, wajahnya khas sunda, tidak terlampau cantik, tetapi putih dan bersih, terakhir kami bertemu empat tahun kemudian disuatu pesta di Jakarta, ketika tersebut ia datang dengan suaminya.., lupa..aku namanya…namun suaminya ialah seorang arsitek.Kedua perempuan lalu ngobrol entah apa yang




















