“Lo bawa mobil?” Ia menatapku cemas. Entah mengapa rasanya lain sekali tubuhnya malam itu. Bokep Indonesia “Hanya sedikit over drive.”
“Elo sendirian?”
Kujawab dengan anggukan lemah. Sampai akhirnya Felly keluar dari kamarnya. Ia tersenyum lalu berjongkok dan membuka ritsluiting celana panjangku. Matahari pagi begitu terik. Katanya mau telepon.” Langsung nyerocos tanpa titik koma. segala macam perasaan bercampur aduk di kepalaku. Terus terang hal terakhir yang kubutuhkan saat ini adalah berbicara dengannya. Sudah capek aku menasehatimu, tapi kelakuannmu tidak juga berubah.”
“Okay Fel, Thanks and sorry for every trouble you got,” kataku sambil bediri, bersiap untuk pulang.Ketika melewatinya ia menangkap tanganku. Malam itu begitu indah. Ketiga temanku berhasil mendapatkan DFA di sana.




















