satpam itu terdiam sejenak lalu berkata,” di dalam ada telepon, pakai saja, biar saya jaga disini kalu kalau mereka datang..”Devi segera menuju ke dalam mencari telepon, ruangan pondokan itu kelihatnnya kurang terawat dan agak bau apek. si gendut masih semangat memompa masuk kontolnya, dan rasa sakit Devi perlahan berubah menjadi suatu kenikmatan. Bokep Live ia berusaha membalikan tubuhnya ketika kontol si gendut mendekati vaginanya, namun sia sia. Devi hanya terdiam malu, ia merasa sangat terhina sekali, namun di sisi lain ia mulai menikmati semua ini.Devi merasa dikhianati oleh tubuhnya sendiri , ketika tubuhnya kelihatan menerima berbagai rangsangan tersebut, pikirannya tetap berkata tidak dan terus melawan. “hehehehe…..babak kedua sayang…..” kata si gendut“ampuun..jangan lagi…saya..tak sanggup..toolong….” Devi memelas.“kalau begitu..kamu harus ikuti perintah kita…paham….atau kami perkosa lagi bergantian..” kata si gendut, Devi hanya mengangguk lesu.“sekarang kemari dan berlutut….perintah si gendut, Devi dengan lesu mematuhinya.segera setelah Devi berlutut , para pemburu itu mengelilinginya.“nah sekarang…satu persatu kamu




















