Akhirnya kulihat om A tiba juga pada puncaknya. Vidio Sex “Kita kemana om”. Aku memegangnya perlahan, terasa ada sedikit kedutan terutama dibagian uratnya. “Bisnya aku gak tau kamu suka minuman apa, jadi kubeli ja macem2 minuman buat kamu nez”. “Gitu ya Nez, kont0l temenku segede ini juga lo”. Kemudian om A menarik tanganku dan meletakkannya di atas pangkuannya. “Wah kamu cantik banget Nez, mana sexy lagi”. Kulihat dia tersenyum dan menghentikan aktivitasnya.Kini om A berusaha membuka baju tidurku belum selesai berpikir beberapa saat kemudian aku merasakan tarikan lembut di pahaku dan merasakan hawa dingin AC di kulit pahaku yang berarti celana dalamku telah dilepas. Ketika aku keluar, ke 2 om agak terhenyak untuk beberapa saat.










