Diperhatikannya kemaluan Anis yang basah merona kemerahan untuk sesaat, sambil tangannya meremas dan mengelus-elus bongkahan pantat Anis dengan gemas.”Ehm,” Anis melenguh, tubuh sintalnya mulai bergetar. Memang sempat terbersit di hati kecilnya untuk melakukan apa yang sudah diperbuat kedua orang tua angkatnya. Bokeb Siangnya, bersama Safiq, ia pergi ke sekolah.”Nilai-nilainya turun, Bu. Lama tidak bertemu, rupanya Safiq jadi tambah lihai sekarang.Diam-diam Anis bersyukur dalam hati, rupanya ia tidak salah membuat keputusan. Tapi setelah ditunggu berhari-hari, dan sang istri tercinta tetap cemberut saja, bahkan cenderung keras hati, iapun mulai curiga.”Ada apa, Nis? Cepat Safiq menarik kepalanya, tapi tak urung, tetap saja beberapa tetes air mani itu membasahi mukanya.




















