Anggap aja aku bayar utang budi karena kamu sudah membantu aku…. Membuatku lemas tak berdaya saat itu juga.Arrggghhh, sellll!!! Bokep Arab Jangan deh, takut ngerepotin…Enggak kok, kebetulan rumah ku di Cinere. Suaranya sudah parau, sepertinya ia baru saja menangis.Kalau saya cek sih, gak ada masalah apa-apa, mbak. Gisell mengangguk sambil berjalan masuk ke dalam kamarku tanpa ku minta. Ku bantu mengangkat pantatnya agar genjotannya semakin cepat. Tubuhnya bergetar,keringat mulai keluar meski udara begitu dingin karena hujan dan pendingin ruangan. Ia sendiri wanita cantik, pintar dan kaya raya yang selevel dengan putri bossku. Aku pun mendekapnya dengan penuh kelembutan.Perlahan aku bangkit masih dengan mendekap Gisell. Malam itu, Pak Alvin boss ku, mengizinkan aku membawa kendaraannya pulang karena hujan yang cukup deras dari sore dan hari sudah semakin larut. Begitu kata-katanya untuk membujukku.Aku pun luluh dan menerima tawarannya.Gisell memersilahkan aku masuk ke dalam rumahnya. Ada yang bisa saya bantu? Aku pun kaget karena




















