“Kok memek kamu ngejepit jariku ya. Bokep Live Kiani tidak sempat melihat apa benda itu, tapi dia langsung merasakannya: sebuah jarum suntik yang ditusukkan si Jaket Hitam ke lengan atasnya. Jangan macam-macam dengan polisi!”“Ckckck, galak amat si non,” ejek si Jaket Hitam. Pintu kamar terbuka dan tertutup kembali selagi si beking, Mauli, memasuki ruangan dan berjalan mendekati Kiani. Seberkas sinar terang menerangi panggung, menunjukkan sesosok tubuh perempuan di tengah-tengahnya. Sampai-sampai akhirnya mereka berdua jadi sakit karena terganggu. Sambil memegang senjata terkokang, Kiani pelan-pelan melebarkan pintu sementara rekan-rekannya menyalakan senter.“Polisi!” teriak seorang petugas selagi mereka berlima masuk sambil menodongkan senjata. Kiani meronta-ronta, tapi tubuhnya dipegangi oleh yang lain. Kiani sehari-hari hanya mengenakan seragam polisi dan jarang berdandan. Tubuhnya terasa panas terbakar nafsu. Terdengar suara langkah orang berlari menginjak permukaan peti; Kiani menduga ada banyak orang selain mereka di dalam gedung itu, berlari-lari di atas tumpukan peti. Yang memimpin mereka adalah seorang laki-laki




















