Veggy’ Anisa. Ada yang sedikit mengganjal hati saya, yakni Ibu Guru Anisa (saya memanggilnya Anisa) yang terkenal galak dan judes itu dan anti cowok! Bokeb Aku tersenyum saja. Veggy’nya Anisa, astaga! Jika aku tak salah, hampir tiga jam lamanya hujan turun, dan hampir tiga jam kami berpelukan menahan dingin. Paras Anisa tampak anggun dan cantik sekali. Veggy’nya terbuka lebar, disuruhnya aku menjilati bibir ‘Ms. “Dingin banget” katanya. ” Lumayan sayang?!” sahutku setengah berbisik. Sedangkan teman – teman cewek lainnya terdiri dari cewek-cewek bawel tapi cantik-cantik dan periang, cowoknya, terus terang saja, semuanya bandit asmara! Sebentar-sebentar minta istirahat, bahkan sampai 10 menit, lima belas menit, dan dia benar-benar kecapean dan betisnya yang putih itu mulai membengkak. Anisa minta aku meminjamkan jakaetku. Kami saling ganti posisi, Anisa meminta aku dibawah, dia diatas. Anisa merangkulku, “Dingin” katanya, aku peluk saja dia erat-erat. Dan setelah dia memebersihkan ‘Ms. Aku memakaikan jaket parasut itu ketubuh




















