Kedua tangan Bram memegangi kedua pundak Tia sementara tubuhnya merapat ke tubuh Tia. Sudah kawin kok masih doyan jajan. Bokeb Keduanya memang dijodohkan oleh orangtua masing-masing yang rekanan bisnis, dan sekarang mereka sama-sama disiapkan jadi penerus usaha keluarga besar mereka. “Bilang aja kalo suka, Mas. Pasti kamu mikirin keluarga besar kita. Merah, mengilap, menantang. Jilat dan sedot. Adiknya itu tidak bisa dibilang ganteng, malah tampangnya terhitung pas-pasan. Citra kembali memulaskan lipstik di bibirnya; tadi lipstiknya terhapus ketika dia memberi servis blowjob kepada si pengendara Mercy. Suka gak jadi lonte? Sekarang semua foto itu sudah hilang dari HP Bram (tapi pindah ke tempat-tempat lain, tentu saja). Bagaimana kira-kira reaksi dia sendiri.“Sudah waktunya.” pikirnya***Bram melongo di pintu, memelototi Tia yang berdiri di depannya. Dia membebaskan buah dadanya dari balik baju dan mencubit-cubit pentilnya yang mengencang. Bram tersenyum penuh kemenangan sambil membuka dasinya. Sengaja ga pake CD?” goda Bram. “Bram emang salah sih,




















