Aku baru kembali dari toilet untuk buang air kecil, ketika hendak kembali ke cubicalku melewati ruangannya Pak Hendro, direktur bagian pemasaran,sekonyong-konyong aku mendengar ada suara seperti orang terengah-engah.Didorong rasa penasaran akhirnya kutelusuri asal suara itu, kudekati ruang Pak Hendro, jendelanya sudah tertutup oleh tirai. Aku terus mengerang, gerakannya semakin cepat, hingga akhirnya mendadak cengkeraman tangannya di pinggangku mengeras, begitu pula dengan penisnya di dalam vaginaku. Bokep Family Aku menerima lamarannya setelah bergumul beberapa hari. Bapak yang bersihin loh, kan Bapak yang ngajakin kesini!” kataku“Iyah…iyah…nanti saya yang bersihin kok! ”Hihi…saya juga puas banget kok Pak” balas Eva sambil tersenyum lembut.Agaknya ini saatnya aku harus segera cabut dari situ sebelum ketahuan mereka. Sambil terus bercumbu kukaitkan kedua kakiku ke belakang tubuhnya, tangannya yang nakal kembali memijat, mencubit kasar kedua putingku.




















