kamu semakin cantik.”Teman-teman perempuanku juga berdecak kagum melihat penampilanku saat itu.“Kamu cantik ya Maria? Bokep Indo Tapi, aku tidak bergerak sedikit pun. Aku mendesah panjang. Aku lumayan capek, tapi aku senang. Maria. Aku pun menunggunya untuk pulang sambil bermain Play Station di kamarku. Aku..melakukan kesalahan apa?”Tanpa banyak bicara, Tomo menggeretku ke tempat tidur, mencopot dasinya dan menggunakannya untuk mengikat kedua tanganku dengan kencang. Tapi, tidak saat ini. Dengan posisi membungkuk, dia mengamati wajahku dengan teliti. Rasa takut dan kesepian menyerang hati dan pikiranku. Aku tidak akan pernah membencimu Maria..”Pelukan Tomo semakin erat. Akhir-akhir ini, kami memang jadi sering membicarakan soal cowok.Mungkin karena puber. Temannya yang ikut bersamanya pun ikut memperhatikan diriku.“Ada apa Torian? Aku berteriak.“Ini akibatnya kalau jadi perempuan genit!!”Tomo menariknya lagi untuk kedua kalinya, pakaian dalamku semakin terlihat. Dan setiba di kamar, aku memeluk Tomo sambil mengucapkan terima kasih.“Terima kasih Tomo..aku sayang sekali sama Tomo..”Tomo pun membalas pelukanku sejenak dan




















