Sampai jam 5 sore, waktu karibku menelpon aku malah buat janji dengannya untuk clubbing di Zanzibar. Bokep Twitter “Duduklah dulu, kopimu sedang dibuatkan.”
Masih pura-pura lesu, aku kembali ke tempat duduk asalku.“Kamu kenapa lagi Rick?” Felly bertanya dengan lembut. Ternyata tidak. Kami keluar di jalan Sunda terus menuju Thamrin. “Pak Ricky, telepon dari Felly,” Indri, sekretarisku di interkom. Sebenarnya tidak ada apapun yang mengganggu pikiranku. Aku sudah beres-beres ketika interkom itu berbunyi lagi. Leave her Alone..!” Terus terang aku tahu bahwa namanya Oghe hanya dari struk pembayaran. Kami mengobrol panjang lebar hingga tengah malam. 15 menit dan ia telah duduk kembali di mejanya.Pukul 12.00 waktu makan siang. Aku juga dapat sebenarnya. Entah aku yang terlalu cerdik atau dia yang terlalu tolol.




















