Aku duduk di dekat mesin besin. Bokep China Dan crot. Wah makasi pak., tapi saya bukan cewek murahan lo hanya karna saya gak sengaja berdandan gini (padahal sengaja), tegasku. Kok sepi ya ??, kataku. Iya saya tau kok mbak, mbak orang terhormat, jawab pak Abdul. Aku masih berada di toko perlengkapan bayi dan wanita miliku. Bener nie mbak?, katanya gembira. Setelah beristirahat sesaat aku berkata. Maklum ujan kata pak Abdul. Ssssssssshhhhhhhhhh. Oohhh. Show segera dimulai pikirku dalam hati. Mendekati lampu merah sengaja aku memperlambat laju mio ku. Sambil merapikan uang di tangannya tapi matanya gak lepas dari tetekku. aku maju mendekatinya dan menjepit tongkolnya di tetekku. Sial bandot tua ini. Siapa yang beruntung sore ini ya, pikirku dalam hati.




















