Dapat aqu lihat Kharis yg sudah memakai pakaian renang yg seksi. Sembari mengisi waktu, kami banyak bersenda gurau dalam perjalanan hingga akhirnya tiba tepat makan siang di hotel. Bokep Wina?, bukannya Wina satu kamar dgn Kharis, dan berarti nanti Kharis sendirian dong dikamar. Itu selalu aqu perhatikan setiap hari bahwa ukuran roknya selalu kekecilan dgn pinggul yg indah jika sedang berjalan.Satu minggu sebelum berangkat Workshop, kami sempat makan siang bersama disebuah restoran dalam gedung kantor kami. Cukup kepala kemaluan saja yg terjepit di dalam kemaluan Kharis.Kharis melotot kearahku dan dia berbicara dgn suara serak.“Mardi.. Otak kotorku mulai bekerja supaya bagaimana dapat tidur dgnnya malam ini. kita khan udah janji cuman peting aja,” katanya sembari menahan sesuatu dalam tubuh yg bergelora.“Oke Ris, aku buka daster kamu aja yah, liat tuh udah nggak karuan bentuknya aqung,” sahutku mencoba menawar.Dan berhasil.










