Sesampainya di luar tidak terlihat orang satupun, mungkin karena memang di General Cinema ini penontonnya tidak terlalu banyak. Ah tapi saya nggak ambil pusing lah.Setelah saya antar DN pulang ke rumahnya, saya mengarahkan mobil ke salon langganan saya untuk potong rambut. Bokep Indo Cukup lama juga hingga akhirnya DN merintih dan mendesah-desah dgn liar sampai klimaksnya tercapai.Rupanya Elisa sudah tinggi birahinya, sehingga begitu DN selesai dan klimaks, segera Elisa memelukku dan segera menciumi badanku. Saya langsung nyeletuk “eh tumben nih ada lagu slow, kayak di Music room di Jakarta aja”. Lalu kita cepat2 beres2 untuk keluar dari toilet wanita itu karena takut ada orang yang masuk, tapi ternyata diluar tetap sepi2 saja.




















