Setelah ‘air mani’nya terkuras habis baru Iman sadar atas perbuatannya.“Maaf bu, saya tdk sengaja …” Matanya terlihat kuatir.Yuli hanya tersenyum,“Nggak apa-apa kok Man.” Lalu sambungnya, …
“Aduh Man, kentelnya punyaan kamu. Bokeb Akhirnya Yuli berdiri, diambilnya sebuah majalah bergambar dari dlm lemari dan pergilah ia ke kamar Iman di loteng bagian belakang rumah. Nanti saya beresin.” Tp kata Yuli, …
“Ah jangan, kamu aja yg ke kamarku. Dgn kagum dirasakannya bagaimana sekali lagi ia dipuaskan oleh birahi Iman. Kan lumayan dapet daun muda.” Yanti tersenyum malu-malu. Tangannya mengusap-usap tonjolan di celana Iman.Kemudian dibukanya ‘ruitslijting’ celananya. Ditariknya celana panjang Iman, sampai lepas. Aaah, Maaan …. Setelah mandi dan keramas dipakainya ‘deodorant’ dan ‘cologne’ pemberian Yuli. Ia merasa sesuatu yg ‘nakal’ harus ia lakukan sebagai balas dendam kepada pasangan hidup yg sdh demikian melecehkannya.




















