Aku geser posisi dudukku mendekati Evi. Evi cemburu!!! Bokep Family Aku hanya tersenyum dalam hati. Kamipun akhirnya asik dengan permainan kami sendiri. Tanpa aku duga sebelumnya, tiba-tiba Evi sudah menghampiri aku dan langsung duduk bersandar di depanku sambil meraih kedua tanganku untuk memeluknya erat-erat. Aku tau pasti, Evi pasti marah dan cemburu melihat kedekatanku dengan Tia. Malam yang sangat dinginpun menjadi hangat oleh sentuhan-sentuhan tubuh Evi. Mengapa bukan Hendra atau Rudi yang mereka perebutkan?Untuk menebus kesalahan, akhirnya aku mengabulkan permintaan Evi untuk mengantarnya ber window shopping ke Cirebon Mall. Maafkan aku Tia…aku tdk bermaksud mempermainkan kalian berdua, karena aku memang sungguh-sungguh terhanyut dan tidak bisa lepas dari dekapan hangat dan manjamu….. Direbahkan kepalanya di bahu kananku, sambil sesekali menyibakkan rambutnya yang panjang hingga lehernya terlihat dan nyaris tanpa batasmenyentuh bibirku. Ntar dicoba yah” Mulai pasang aksi lagi nih, pikirku.




















