Kami menyelesaikan makan malam sekitar jam7.30. Bokep Tante Dia membalas pelukanku dan mulaimeraba-raba punggungku. “Dingin ya Mas”, kata Dian memecah kesunyian. “Ayo”, ajaknya lagi. Penisku langsung kumasukkan ke vaginanya danlangsung menggoyang-goyangkan pinggulku. Dian langsung kurengkuh dan kuhujanidengan ciuman di leher dan terus ke bibir. Kuciumi perut dan turun ke kewanitaanya. Penisku sudah menegang sejak tadi. Tubuh Dian kuangkat berhadapan dengan tubuhku. Dian terkejut dan membukamatanya tapi lalu tersenyum. “Dingin nggak?”, tanyaku. Goyangan kupercepat. Pelan-pelan penisku kugoyang-goyangkan sebatas setengahnya yang barumasuk tadi. Kakinya kurapatkan,penisku kumasukkan ke sela-sela paha belakangnya, penisku tidak kumasukkan kedubur Dian. Aku bopong tubuh Dian masuk ke tenda, kumasukkan ke sleeping bag, baju dan peralatan juga kubawa masuk ke dalam tenda.




















