Teteh puas banget.Kamu puas gak sama Teteh?”
Kulepas mulutku dari putingnya. Bokeb “Tehukurannya gede-gede yaa”
“Iyaeh, tapi ngomong2 kamu jangan cerita ke Ibu kamu Teteh bhnya dipilih2 sama kamu yaa”
Aku manggut. Teh Renny juga. Luar besar. Teh Renny menarik tubuhku semakin rapat. Aku tak yakin, tidak ada tanda-tandanya. Aku kan udah pengalaman soal ukuran BH. Teh Renny memandangiku dengan tatapan kosong. Di dalam majalah berwarna itu tampak berbagai model BH yang dikenakan model-model sesuai ukuran, tipe atau merk. Semakin dekat. Aku kan udah pengalaman soal ukuran BH. Aku biarkan ia mengendalikan situasi.Usai berciuman, ia melepas penutup kepalanya. Aku harus bisa menyaksikan keindahan dada miliknya. “Teh yang ini ok”Teh Renny menganggu setuju. Kemudian dikulumnya dengan lembut. “Mungkin..kamu aneh2 ajatergantung”
Aku menatapnya erat2.




















