Setelah memeriksa tas para murid Pak Dion melangkah dengan Pasti kearah mejaku dan Vivi, kemudian memeriksa tas-ku dengan teliti, Pak Dion tampak kecewa karena tidak menemukan apa yang diinginkannya didalam tas-ku kemudian ia mulai beralih hendak memeriksa tas Vivi…Tamat sudah riwayatku dan Vivi, aku bergidik ngeri membayangkan nasib yang menanti kami berdua. Film Porno “Murid seperti ini yang harus diajar adat, tidak menuruti nasehat gurunya !!”
Sesekali Pak Dede menjambak rambut Anita sambil menggecakkan batang kemaluannya kuat-kuat. Reina memegang erat-erat tangan-ku, sedangkan Farida memegang erat-erat tangan Vivi, mereka menatap Pak Dion dengan geram. “Jam 12 lebih….dikit….,”Aku menjawab sambil kembali menundukkan wajahku.. “Ahhkkkkkkkssshhhh……” kedua kaki Nia melejang-lejang ketika merasakan batang kemaluan Pak Dion kembali memasuki lubang vaginanya. ” Pak Dede mencabut batang kemaluannya kemudian memaksa Anita untuk berdiri. ataukah kedutan batang kemaluan Pak Dion ?? AHHHHH” desahan-desahan Veily terkadang terdengar keras ketika Pak Agung sesekali menghentakkan batang penisnya ke atas kuat-kuat menyambut hempasan




















