ku buka sms darinya..isinya kurang lebih begini,“Ass,Ukhti Af1 ganggu, aq tw km gamau bc sms driq, tp tlg sekali ini saja di depan toilet lantai 3 Fakultas Pertanian..jazakillah…”Jantungku berdegup kencang setelah kubaca sms itu, selain isinya yg mengajak bertemu, juga tempatnya…mengapa kak Feri mengajak bertemu di tempat yang sepi… oh… pikiranku berkata tidak, tapi hatiku seolah menuntunku untuk pergi kesana…“Apakah akan terulang lagi..?” pikirku.Dua lantai aku lewati, sampailah aku di tempat perjanjian. Bokep Indo toilet dan bekas jilbabku di tembok berlumut itu menjadi saksi bisu percintaanku dengan kak Feri. Di kejauhan terdengar sorak sorai orang sedang bermain basket, namun, rindangnya pohon Mahoni umur ratusan tahun menutupi tempat itu..Awalnya aku takut, karena tak ada siapapun disini,“Apa kak Feri terlanjur pergi dari sini…?” Akupun memberanikan diri tuk memanggilnya,“Assalamu’alaikum…Kaaak? Begitu juga aku, entah kenapa gairah kewanitaanku begitu bergejolak saat melihat mereka, melihat ketampanan dan kewibawaan mereka dan tubuh mereka yang tegap tak jarang membuat…(emhh…aku




















