Setelah memarkir motor di tempat yg kuanggap aman, kudekati pintu belakang. Bokep Cina Kamu mau kan?” kata Pak Ilham membujuk.Jengkel karena dituduh mau mencuri, aku diam tetapi tidak mengiyakan.Hanya kupandangi wajah Pak Ilham yg kembali berkeringat dengan sinis. Bahkan, aku memang belum membuktikan karena belum melihatnya, bisa jadi bodinya nggak kalah seksi dengan Nyonya Merry di film BF.Aku dan teman-teman suka bisik-bisik membicarakan tetek Bu Kantin yg memang gede. Padahal letak kamar mandi berada tak jauh dari ruang kantin.Secepatnya aku berusaha keluar dari ruang kantin. “Kencing saja belum bisa lurus sudah ngelihat film saru (jorok) ih,” paling komentar seperti itu yg keluar dari mulutnya saat memergoki kami tengah mengerubuti laptop memutar film mesum.Bahkan belakangan kami suka memanggil Bu Lastri dengan julukan Bu Merry bukan Bu Kantin seperti selama ini. Baru setelah terdiam beberapa saat, Pak Ilham berubah melunak. Kok jadi seperti ini lagi,” kata Bu Lastri ketus. Aku harus mengambilnya malam




















