“Aku suka,” bisiknya sekali lagi. Ia mengerang lagi. Bokep Jilbab/Hijab Persetubuhan pertamaku. “Kenapa kamu bertanya demikian? “Kamju sudah pernah melakukannya?”
“Uh, apa? Kutekan lagi pinggulku lebih kuat. Ia tertawa geli. Alisnya berkerut, bibirnya setengah terbuka, seolah hendak mengatakan sesuatu. Kegelian bercampur kenikmatan membuatku terbang ke awang-awang imajinasiku. Saat aku terdiam, tubuhnya bergeser lagi semakin rapat, lalu ia mengangkat kepalanya dan mengecup bibirku sekali lagi. Aku tahu.”
“Aku sedikit kasar. “rumahmu di mana?”
“Terus saja sampai ke simpang Semangka.”
“Baiklah.” Itu saja. “Tunggu,” katanya sambil tersenyum. Lalu tiba-tiba ia tertawa kecil. Lalu kubaringkan tubuhku di atas tubuhnya. Ia menoleh dan menatapku dengan heran. Kamu suka mendengar semua ini?”
“Setiap pulang kerja.” Ia lalu memasukkan satu CD ke dalam deck, lalu memencet beberapa tombol dengan raut percaya diri.




















