kok lewat sini pak. semoga dia tidak memgikutiku.sampai juga di stasiun tujuanku dan aku berjalan pelan di pinggir peron sambil mengecek pesan dari suamiku yang sudah setia menunggu di luar stasiun.ketika tiba tiba tanganku ada yang menggenggam .“pulang bareng siapa mba? Bokeb ditambah rasa pusing karena menenggak minuman keras yang aku minum karena ketidak sengajaan ku.semoga saat ku membuka mata ini semua hanya mimpi,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, bahkan kini dia harus mengucapkan kalimat menjijikan itu jika tidak mau di hukum oleh tuannyaapalagi di pojok ruangan deswin tak berhenti merekam semua aktifitas ini” ahh kelamaan mikir!! dan itu dosa.yang jelas cukup besar dan sekal. kalau tidak saya siap di hukum”ucap prita dengan nada gemetar” oh ok deh hehe”gw pun mencabut dua penjepit besi dan rantai dari puting susu prita.










