komedi gelap Hijab Montok Pamer Body Depan Cermin: sindiran, moral abu-abu, dan plot absurd. Plus: penulisan licin. Sex Bokep Minus: humor tidak untuk semua. Untuk selera khusus. Mulai.
Cie Lena memelukku sekali lagi.. ngga sabaran banget sih Ko kecilku ini..”Spontan ia melucuti celana dalamnya lalu mengangkat kaki kirinya memeluk pantatku sehingga rambut tipis jembutnya menggesek-gesek perutku.. Yah, kalo cuma segitu sih.. Katanya sih buat naik taksi atau makan di jalan kalo laper. Aku kan masih 13 tahun dan pasti keliatan karena aku kurus, kecil, pendek, dan masi pake celana SMP.. Tadinya niat Ciecie sama kamu tuh cuma telanjang aja..”“Tapi Ciecie memang butuh uangnya..”Lalu ia menghela napas panjang lagi, “Tapi kamu ini masih anak kecil. Soalnya dia mulai menciumku dan memainkan burungku sekali lagi dengan jemari lentiknya..Ah.. pulang sekolah ya?” seorang dara putih manis berlesung pipit dan berambut ikal sepundak menegurku dengan senyum yang paaling indah menawan yang pernah kusaksikan seumur hidupku.




















