Tak terasa air mataku mengalir ke pipi..“Kenapa kamu menangis?” tanya Okky sambil menghentikan gerakannya.Aku diam sesaat. Sudahlah…” kataku sambil tersenyum.Ada rasa tak menentu saat itu. Bokep Tobrut Aku terus meronta, tapi pelukan Okky makin kuat.“Diamlah, Des.. Seringkali kami saling raba, saling remas bila sedang nonton televisi walau saat itu semua keluarga sedang kumpul. Okky selalu dengan ketus menimpali setiap ucapan mereka dengan ucapan yang menyindir dan menghina.Hal lain adalah, aku tidak bisa menolak keinginan Okky untuk menyetubuhiku. Nafsuku makin terangsang lagi ketika kulihat Okky melepas semua pakaiannya dan terlihat kontolnya yang cukup besar dipenuhi bulu lebat berdiri dengan tegak.Okky menghampiri, lalu mengecup bibirku. Pelan dong, Ky…” jeritku pelan.“Susah masuk nih…” kata Okky sambil terus berusaha memasukkan kontolnya ke memekku.“Aku masih perawan, Ky…” bisikku.Okky tak menjawab. Banyak orang mengatakan bahwa aku sangat cantik, walau aku tak merasa demikian. Aku sendiri sedang menyapu di tengah rumah. Aku mulai merasa berdosa atas hubunganku dengan




















