Ibutiriku sering mengunjungi bengkel ayah denganalasan untuk check up antara mobil BMW-nyaatau Mercedes-nya. Bernas mau nggatemenin tante?”.“Emang tante mau makan di mana?”“Tante sih mikir Pizza Hut.”“Males ah ogut kalo Pizza Hut.”“Trus Bernas maunya pengen makan apa?”“Makan di Muara Karang aja tante. Bokep Mom Nggaseru kalo game-nya cepat habis kayak begini”kata tante Ani.Setelah meneguk wine-nya lagi,tante Aniterdiam sejenak kemudian tersenyum genit.Senyum genitnya ini lebih menantang daripadayang sebelum-sebelumnya.“Tante dare Bernas untuk … hmmm … ciumbibir tante sekarang.” tantang tante Ani.“Ahh,yang bener tante?” tanyaku.“Iya bener,kenapa ngga mau? Mungkin karenadia rajin bersalon ria di salon ibu,paling tidakseminggu 2 kali. Pendidikanayah hanya sampai pada tamatan SD,dan diamendapat ilmu montirnya dari kakek yang dulusempat bekerja di bengkel reparasi mobil. Saat itu aku tidak tauapa pekerjaan sehari-hari tante Ani,yang tanteAni tidak pernah merasa kekurangan materi.Apartemen tante Ani lumayan bagus dengan tatainterior yang classic.




















