Sama-sama cia, akang juga bahagia kok, kalian enak dan bergairah jawab Tibor sambil tersenyum. Seusai baju Cia terkancing keseluruhan, Cia pun berangkat tanpa menoleh, sebab jawaban Tibor tidak enak didengar di telinga cia. Bokeb Cia agak terkejut atas perlakuan Tibor yang tiba-tiba, tetapi ia tetap membalas ciuman Tibor dengan mesra.Ciuman Cia kian lama kian menghangat seusai Tibor meremas buah dada sebelah kiri yang besar itu. Akhirnya tangan Tibor telah hingga pada celana dalam Cia yang berwarna coklat muda. Cocok jam sebelas malam, Cia pun akhirnya keluar membawa teh manis dan bebepapa kue dalam piring.Bahagia hati Tibor menonton Cia muncul, dan Tibor langsung menyapa: hai apa berita, kemudian Cia jawab: baik bang.



















