Lidahnya bergerak naik ke leherku dan mencupanginya sementara tangannya tetap memainkan payudaraku. Sungguh….belum pernah laki2 lain selain suamiku menyentuh tubuhku bahkan menyentuh kemaluanku.Aku seorang muslimah yang ber******,taat menjaga kehormatan.Jangankan menyentuh…melihat kakiku saja tak ada yang pernah. Vidio Porno Pak Hambali tertegun beberapa saat memandangiku yang sudah bugil bagian bawah itu.“Kamu memang sempurna Dik Citra, dari dulu bapak sering membayangkan ng*****in kamu, kamu wanita yang sangat cantik dan alim. Lalu dia membuka sabuk dan celananya sehingga benda dibaliknya kini dapat
mengacung dengan gagah dan tegak.“Wow……gede banget!”‘kataku dalam hati.Aku menatap takjub pada organ tubuh itu, begitu besar dan berurat,jauh lebih besar dan panjang dari pada milik suamiku.Aku sudah tidak sabar lagi menggenggam dan mengulumnya.Pak Hambali begitu membuka pahaku lalu membenamkan kepalanya di situ sehingga selangkanganku tepat menghadap ke mukanya.




















