Padahal aku tidak memintanya.“Nama kamu bagus”, aku memuji hanya sekedar berbasa-basi saja.“Eh, boleh nggak aku panggil kamu Mas Angga?, Soalnya kamu pasti lebih tua dariku”, katanya meminta.Aku hanya tersenyum saja. Bokep Jepang Dan orang tua itu mengantarku sampai di depan pintu. Sikapnya begitu riang sekali, membuatku jadi senang dan seperti sudah lama mengenalnya. “Bapak kenal dengan mereka?”, tanyaku.“Bukannya kenal lagi. Aku benar-benar tersiksa lahir dan batin.Namun keesokan harinya, pintu kamar terbuka. Aku langsung mencegat dan meminta supir taksi mengantarku pulang ke rumahku.Di dalam perjalanan pulang, aku mencoba merenungi semua yang baru saja terjadi. Belum lama aku duduk beristirahat, datang seorang gadis yang langsung saja duduk di sebelahku.Hanya sedikit saja aku melirik, cukup cantik juga wajahnya. Walau sebenarnya banyak juga gadis-gadis yang mau jadi pacarku.Waktu itu hari Minggu pagi. Dan orang tua itu mengantarku sampai di depan pintu.




















