“Asyik, makasih Mas!” katanya. Bokep Jepang Adegan di layar TV mulai memanas, satu persatu dari mereka mulai melepas celana dalam mereka. “Matamu!” umpatku pelan. Dalam perjalanan pulang aku bercakap-cakap dengan Aryo. “Eh DJ, aku mo dipinjemin yang mana nih?” tanyaku. Tante mau ngajak saya ke Palembang ya?” tebakku asal. Segera saja dia memelorotkan celanaku. Lalu tanpa di komando kamipun mengulangi permainan yang telah kami lakukan tadi, bahkan kali ini jauh lebih dahsyat dari yang pertama hingga kamipun seperti kehabisan tenaga saat permainan di ronde kedua, dan kamipun tidur pulas sambil berpelukan. Kata DJ tiga film yang kupinjam bagus-bagus. Aku terburu-buru ke kamar mandi. Aryo menjawil pinggangku, “Kenapa sih Mas Den?”
Aku hanya tersenyum, “Ah anak kecil mau tau urusan orang dewasa aja!”Tak lama kemudian pintu kamar DJ terbuka, dan terlihat kamarnya yang berantakan.




















