“Agh..” kudengar rintihan Fella. Dengan penis lemas terayun aku mencari kaos dan celana pendek Fella dan memakainya. Film Porno Lalu tertarik jazz. Tak lama dia mengocok penisku hingga membuatku makin terangsang. Lampu hijau nih. Waktu masih menunjukkan pukul 23.30. Mungkin sekalian kencan dengan pacarnya.”Fella masuk kamarnya untuk mengganti baju. Nafasnya mulai memburu. Aku bisa merasakan nafasnya di leherku. Oh ya, kudengar tadi mainmu banyak memakai scale altered dominant ya?” aku kemudian memainkan tangan kiriku di tangannya seolah-olah aku bermain piano. Aku di belakang. Lama kelamaan suaranya makin keras. Ayo, Boy” Fella memintaku mulai beraksi. Sambil terus mencuri-curi ciuman dan rabaan, kami saling menggosok tubuh kami. Kami saling menjilat dan menghisap. Kulihat sekilas Fella tidak nampak. Saatnya after orgasm service. “Ajarin dong..” kataku. Aku sedang menunggu clientku dan mencari tempat yang asyik dimana disana ada sajian live music untuk menghibur pengunjung saat itu yang main band beraliran jazz aku lihat dari penyayinya




















