Kami langsung menuju ke arah Simalingkar salah satu café and bar dekat Hotel Royal Sumatera. Terlintas juga dalam benak penulis “gadis cantik seperti itu lagi ngapain di muka cafe ? Bokep Cina Dia menatapku dengan penuh kasih sayang aku mengkedipkan mata agar Roni berani menyewakan gubuk buat kami. Dengan kesopanan Roni juga membuat aku terus bertambah sayang dan cinta sama dia. Desakan ini aku tidak mudah terpengaruh, karena takut ada kejadian yang tidak di inginkan nanti. Kami berangkat tiga pasangan yang semuanya pacaran, ongkos kami kumpul-kumpul bersama. Roni tidak mendengar keluhanku bahkan ia merayuku dengan kata-kata dan gombalan sambil mengatakan “aku mau bertanggung jawab untuk mengawinimu, aku sumpah demi tuhan” kebetulan Roni beragama Islam aku kristen. Tapi aku ingin mengangkat kisahnya untuk membantu sakit hati Ramah yang selama ini dipendam seperti bara yang sangat merah dan panas.




















