“Halo.. Maria. Link Bokep Jangaan!!”, aku berteriak ketakutan.Terlambat, aku sudah telanjang total. Aku berteriak. Sakit!! Senyuman misterius menghiasi wajahnya. “Kamu cantik ya Maria? Kalau kamu capek, besok bolos saja.”
Erik pun menggendongku yang masih terisak kekamar tidurku. Sudah kuputuskan! Mungkin karena puber. Kenapa? Dan aku pun bertanya, “Bunda, tamu istimewanya siapa sih? Tubuhku masih bergetar. Aku nggak marah kok. Kata Erik, aku sangat cantik dengan baju itu, “Kamu cocok sekali dengan warna putih, sangat matching dengan warna kulitmu.. Erik mulai meremas-remas payudaraku yang belum tumbuh seutuhnya. Dan itu sudah lebih dari cukup bagiku. “Kamu cantik ya Maria? Temennya juga..” ujar Sara sambil tertawa kecil. Masih kecil sudah kenal laki-laki!! “Maria, kamu adalah milikku seorang.. Aku pun berteriak lebih keras dari sebelumnya.“Ohh..Maria.”
Aku merasakan tangan Erik meremas pinggulku dengan kuat.




















