Sekalian belajar”
“Emang mbak Dewi rumahnya dimana?”
“Di perumahan ****, yahh agak jauh sih. Bokep Indo Terbaru Temenin aku dong, siapa tau nanti ada kesulitan lagi.” Sambil tangannya meraih tanganku dan menarikku untuk duduk lagi. Ubun-ubun kayak mau meledak. Pintu dikunci oleh dia, kemudian tulisan closed dibalik. Ehh, jangan panggil saya mbak dong. Lama-lama kok beberapa kali ketahuan lagi nyuri pandang. Tanpa menunggu jawabanku tangannya menarik tangan kiriku, ditempelkan ke toketnya. Senyumnya makin mengembang. Kalau bisa lain kali kita ketemuan lagi…, aku percaya kamu kok” balasnya masih dengan nada manja. Panggil Dewi aja ya? Banyak olahraga kali ya?). Dipegang dan mulai dielus lagi…, aku masih menggelinjang geli…, tapi lama-lama mulai terasa hangat dan nikmat lagi.




















