sensasi ngentot di bioskop enak banget, takut ketahuan dan kelihatan orang menambah kenikmatan kami.. Bokeb tak terasa bis sudah sampai pintu tol TMII, pasti sebentar lagi akan sampai di UKI.“uki abiss… uki abiss..” teriak kenek bis. mau kemana ? gimana kalo kita nonton aja ?” kami masih berbisik
“boleh tapi dimana ?”
“kalibata aja yuk !”
dia senyum mengangguk. Aku membetulkan letak si “dd”, soalnya mulai bangun dan menggeliat, menggelinjang dan keluar jalurnya emang si “dd” nggak panjang2 amat, cuma 15cm/4, tapi setelah selama ini ternyta banyak memberi kepuasan pada wanita. ouuugghhhhhhh…. makanya balik ke jakarta ” balasku berbisik lebih dekat di kupingnya.. aku lihat di bangku paling belakang masih ada tempat di pojok yang belum terisi. aku naik turunkan pantatku.. sesekali terdengar bunyi derik tempat duduk kami.. kok ada yang bangun..” katanya sambil mencubit lenganku
“iya sayang.. celana dan cdnya aku pelorotin juga.. Maaf pembaca.. itupun duduk di bagian tengah.. lalu dia menatap










